Harga Apartemen Full Furnished Bisa Beda 40%? Ini yang Membedakan!

apartemen full furnished
Apartemen full furnished

Jika Anda pernah membandingkan harga sewa apartemen di platform properti, pasti sudah sering melihat perbedaan yang cukup mencolok antara unit kosong dan unit yang sudah dilengkapi furnitur serta interior. Apartemen full furnished bisa dibanderol jauh lebih tinggi dibanding unit unfurnished di gedung yang sama, bahkan di lantai yang sama. Bukan karena kebetulan, ada alasan yang cukup masuk akal di balik selisih harga itu.

Penyewa, terutama kalangan gen Z atau millenial, sering kali lebih memilih unit yang sudah siap huni. Mereka tidak ingin repot memikirkan sofa, kasur, atau warna cat dinding di tengah kesibukan pekerjaan. Dari sisi penyewa, membayar lebih untuk kenyamanan yang langsung bisa dinikmati adalah pertimbangan yang wajar. Nah, dari sisi pemilik unit, inilah peluang yang bisa dimanfaatkan.

Yang menarik, bukan sekadar memasang furnitur seadanya lalu menyebutnya “full furnished.” Pasar properti sewa saat ini semakin selektif. Penyewa makin melek estetika dan mulai memperhatikan detail mulai dari kondisi lantai, tampilan dinding, hingga plafon. Artinya, konsep interior yang Anda pilih punya pengaruh langsung terhadap seberapa tinggi harga sewa yang bisa Anda tawarkan, dan seberapa cepat unit Anda terisi.

Kenapa Full Furnished Bisa Memengaruhi Harga Sewa?

ruangan sempit terlihat luas dengan wall panel

Ada beberapa faktor yang membuat unit full furnished punya daya tawar lebih tinggi di pasar sewa.

Pertama adalah soal kemudahan. Penyewa tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk membeli atau menyewa furnitur. Semua sudah tersedia dan tinggal pakai. Ini sangat relevan untuk penyewa jangka pendek atau mereka yang baru pindah kota dan belum ingin berkomitmen membeli perabot.

Kedua, kesan visual. Unit yang ditata dengan baik secara interior akan terlihat lebih menarik di foto listing properti. Di era di mana calon penyewa menelusuri puluhan pilihan lewat layar ponsel, foto pertama sangat menentukan apakah mereka akan klik untuk melihat lebih jauh atau langsung scroll.

Ketiga, persepsi nilai. Ketika seseorang masuk ke unit yang interiornya tertata rapi, lantai terlihat bersih, dinding punya sentuhan dekoratif, plafon tidak kusam, mereka secara tidak langsung akan menilai unit tersebut layak untuk harga yang lebih tinggi.


Interior Bukan Berarti Harus Mahal

Banyak pemilik unit yang ragu untuk memperbaiki apartemennya karena khawatir biaya renovasi tidak sebanding dengan hasil. Padahal, pilihan material interior saat ini sudah sangat beragam, dan tidak semuanya membutuhkan anggaran besar.

Yang paling penting bukan seberapa mahal material yang digunakan, tapi seberapa konsisten tampilan yang dihasilkan. Interior yang konsisten dalam satu konsep, misalnya nuansa kayu dengan lantai berpola natural dan dinding bertekstur, akan terlihat lebih rapi dan bernilai dibanding ruangan yang ditata asal-asalan dengan material mahal sekalipun.

pencahayaan kamar tidur dengan wall lamp

Lantai, Dinding, dan Plafon: Tiga Elemen yang Bisa Mendongkrak Nilai Sewa

Ketika berbicara soal interior apartemen untuk disewakan, tiga elemen ini paling sering jadi pertimbangan. Baik secara visual maupun dari sisi perawatan jangka panjang. Anda tidak harus mengerjakan ketiganya sekaligus. Banyak pemilik unit yang mulai dari satu elemen dulu, lalu menambahkan yang lain secara bertahap. Yang penting, setiap pilihan yang Anda buat bisa memberikan dampak terhadap tampilan unit.

1. Lantai

Elemen pertama yang membentuk kesan ruangan secara keseluruhan. Ketika seseorang masuk ke sebuah unit, pandangan akan turun ke lantai. Material SPC (Stone Plastic Composite) mulai banyak digunakan untuk apartemen sewa karena karakternya yang kokoh dan pemasangannya cenderung mudah dan cepat. Berbeda dari laminasi kayu biasa, SPC punya lapisan inti yang padat sehingga tidak mudah berubah bentuk meski terkena perubahan suhu. Untuk lingkungan apartemen yang kerap berganti penyewa, spesifikasi material ini sangat direkomendasikan.

2. Dinding

Area yang paling fleksibel untuk mengangkat karakter sebuah ruangan. Sentuhan material dekoratif pada dinding bisa mengubah tampilan unit secara signifikan, bahkan hanya dengan memasangnya di satu sisi ruangan sebagai aksen.

Ada dua jenis material dinding dekoratif yang sering digunakan untuk apartemen yakni wall panel dan wallboard. Wall panel hadir dengan tekstur alur vertikal dan motif kayu, cocok untuk ruangan yang ingin menampilkan nuansa hangat dan alami. Tekstur garisnya memberikan dimensi pada dinding sehingga ruangan terasa lebih berkarakter. Wallboard atau charcoal foam board punya permukaan yang rata dengan ragam motif yang lebih banyak. Motifnya pun beragam. Terdapat tampilan marmer, kayu, hingga warna solid lainnya. Pilihan ini lebih fleksibel untuk berbagai konsep interior. Mulai dari modern minimalis hingga industrial.

3. Plafon

Area ini paling sering diabaikan, padahal kondisi plafon yang baik memberikan kesan ruangan yang bersih dan terawat. Panel plafon berbahan UPVC menjadi rekomendasi yang praktis ringan, tahan terhadap lembap dan rayap, serta tidak mudah berubah warna meski terkena panas dalam jangka panjang. Plafon dengan material UPVC juga tahan terhadap air dan kelembapan untuk jangka panjang.


Proses Pengerjaan Mulai dari Mana?

pasang lantai sendiri dalam satu hari dengan spc flooring

Jika Anda baru memulai proses ini, tidak harus langsung mengerjakan semua elemen sekaligus. Mulai dari area yang paling sering muncul di foto listing dan paling pertama dilihat oleh calon penyewa. Biasanya ruang tamu dan kamar tidur utama. Dua area ini paling berpengaruh terhadap persepsi nilai unit secara keseluruhan.

Pilih material yang mudah dipasang, minim perawatan, dan punya daya tahan yang baik. Kalau unit Anda rencananya akan terus disewakan dalam jangka panjang, material yang tidak mudah rusak dan tidak butuh perbaikan ulang setiap tahun akan jauh lebih efisien dari sisi biaya.

Berapa Selisih Harga Sewa yang Bisa Diharapkan?

Harga pastinya tentu bergantung pada lokasi, ukuran unit, dan segmen pasar yang Anda bidik. Namun secara umum, unit full furnished yang ditata dengan interior yang baik bisa menarik harga sewa 20–40% lebih tinggi dibanding unit kosong di lokasi yang sama. Di kota-kota besar dengan permintaan sewa yang tinggi, selisih ini bisa lebih besar lagi.

Yang perlu dipertimbangkan bukan hanya selisih harga sewa per bulan, tapi juga faktor lain seperti kecepatan unit terisi, tingkat pergantian penyewa, dan kondisi unit saat penyewa keluar. Material yang tahan lama dan mudah dirawat akan mengurangi biaya pemeliharaan jangka panjang, sesuatu yang penting bagi pemilik unit yang mengelola beberapa properti sekaligus.


Jika Anda sedang mencari material interior yang sesuai untuk apartemen sewa baik itu lantai, dinding, maupun plafon, DR.HOUZ menyediakan berbagai pilihan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan unit Anda. Kunjungi halaman katalog kami atau follow @drhouz.id di Instagram untuk melihat lebih banyak referensi dan pilihan produk.